Masuk BOP, De Jure: Indonesia Dikhawatirkan Kehilangan Prinsip Bebas Aktif
RMNEWS - Democratic Judicial Reform (De Jure) menilai langkah Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BOP) dan menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) bersama Amerika Serikat (AS) membuat konsekuensi berat bagi perekonomian nasional dan posisi pemerintah masih tetap sama meski sudah masuk BOP.
Bathara Ibnu Reza, Dikrektur eksekutif De Jure mengatakan pemerintah disarankan untuk tidak merativikasi BOP karena masuknya Indonesia kedalam BOP tanpa dibicarakan terlebih dulu dengan rakyat.
Pemerintah harus menolak ratifikasi BOP karena momennya cacat dan memunggungi perjanjian internasional serta hasil dari Konferensi Asia Afrika di Bandung. Masuknya Indonesia kedalam BOP, tidak lagi menunjukan politik Indonesia yang bebas aktif, melainkan politik yang berpihak.
Pos...









