Shadow

BNN Soroti Kenaikan Penggunaan Obat-obatan Terlarang

RMNEWS – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyoroti kenaikan penggunaan obat-obatan terlarang pada masa pandemi ini. Hal ini dilihat secara kuantitatif penelitian yang telah di lakukan oleh BNN RI, yang bekerja sama dengan BRIN dan BPS.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golos menyebut kenaikan penyalahgunaan obat terlarang ini mencapai 0,15 dari 1,8 menjadi 1,95. Data ini juga telah diperiksa dengan data real baik dari BNN, Kepolisian, dan seluruh Stakeholder Bea Cukai dan sebagainya. Pihaknya juga melihat dari Kemenkumham yang terdiri dari laporan di daerah – daerah.

“Seperti yang sudah saya sampaikan, dari 1,8 jadi 1,95. Jadi naik 0,15. Dan itu penelitian secara kuantitatif. Kemudian kalau kita lihat secara data real baik dari BNN, Kepolisian dan seluruh Stakeholder Bea Cukai dan sebagainya, Kemenkumham kita lihat juga dengan laporan dari daerah – daerah,” jelas Komjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose saat konferensi pers BNN pada Rabu (29/12/2021) di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Hasil dari penelitian menunjukan peningkatan pada penggunaan narkotika, hal ini di sebabkan oleh tingkat depresiasi masyarakat yang sedikit meningkat.

Selain itu, distribusi dari narkotika itupun tetap terjadi meskipun ada masalah melalui udara, karena kondisi pandemi saat ini. Namun banyak pendistribusian yang memalui jalur laut. Hingga 90% untuk saat ini pendistribusian di lakukan melalui laut.

Inilah salah satu jaringan yang memang banyak dilakukan operasi oleh aparat penegak hukum dari BNN, Kepolisian, yang berhasil melakukan penyitaan. Namun, pihaknya harus bisa mencegah jangan sampai masuk ke tanah air.

“Kemudian distribusinya karena seperti ini dengan permasalahan di udara, mereka banyak melakukan juga dari laut. Lebih daripada 90 persen adalah distribusi melalui laut.” ujarnya.

Menurutnya, hal ini menjadi catatan untuk bersama sehingga BNN sebagai leader execution harus berusaha lewat bekerjasama menanggulangi narkoba.

“Tentunya, tidak mudah, namun ini adalah tugas dunia yang harus di lakukan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *