
RMNEWS – Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar dilaporkan akan dimulai lebih awal. Demi menjaga tradisi turun temurun, Qatar sepakat untuk memajukan tanggal mulai Piala Dunia 2022.
Menurut laporan Daily Mail, Kamis (11/8/2022) FIFA berencana memajukan tanggal mulai turnamen menjadi sehari lebih cepat. Perubahan ini dilakukan supaya Qatar selaku tuan rumah bisa bermain di laga pembuka sesuai tradisi.
“Sudah menjadi tradisi sejak lama untuk menandai awal Piala Dunia FIFA dengan upacara pembukaan di laga pertama yang menampilkan tuan rumah atau juara bertahan. Sebuah faktor yang dianggap memiliki nilai signifikan dari sudut pandang seremonial, kebudayaan, dan komersial,” ungkap FIFA dikutip dari laman Daily Mail.
“Administrasi FIFA sudah mempertimbangkan dampak hukum dan komersial proposal ini — termasuk dampak pada komitmen kontrak seputar hak siar media, sponsor, tiket, dan hospitality — juga dampak untuk fans mancanegara, dan telah menentukan bahwa risiko apa pun sepadan dengan nilai dan manfaat proposal ini.”
FIFA awalnya menjadwalkan Piala Dunia 2022 dimulai pada Senin 21 November 2022 mendatang. Senegal dan Belanda akan saling bentrok di partai perdana.
Qatar memang memainkan laga pertama mereka kontra Ekuador di hari yang sama. Namun, baru akan bertanding malam hari setelah Inggris menghadapi Iran. Tapi, kini FIFA berencana memindahkan laga pertama Qatar ke hari Minggu 20 November 2022. Hal ini menyusul permohonan tuan rumah agar mereka bisa menjadi pembuka tirai Piala Dunia 2022.
Pertandingan tersebut kini akan digelar sehari lebih cepat, yakni pada 20 November 2022 pukul 23:00 WIB (19:00 waktu setempat). Pertandingan itu akan diselenggarakan di Stadion Al-Bayt.
Perubahan ini tak akan memengaruhi jadwal laga pembuka Inggris di Piala Dunia. The Three Lions tetap akan meladeni Iran pada 21 November 2022 pukul 20:00 WIB. Satu-satunya jadwal yang berubah adalah pertandingan antara Senegal dan Belanda. Pertandingan itu akan dimainkan pada slot yang dikosongkan Qatar dan Ekuador, yakni 21 November pukul 23:00.
Keputusan ini masih harus melalui persetujuan final Biro dari Dewan FIFA, di mana sang presiden GIanni Infantino menjadi anggota. Namun The Athletic mengklaim bahwa persetujuan bisa diberikan dalam waktu dekat.
Qatar sempat menolak kesempatan untuk bermain di laga pembuka Piala Dunia 2022. Pertandingan itu awalnya dijadwalkan pada Senin 21 November pukul 13:00 waktu setempat (17:00 WIB).
Daily Mail mengklaim bahwa alasan di balik keengganan Qatar tampil di laga pembuka adalah karena Emir mereka, Tamim bin Hamad Al Thani. Ia ingin menggelar pertunjukan kembang api yang meriah untuk menandai penampilan perdana Qatar di Piala Dunia.
Diklaim bahwa sang Emir cemas kemeriahan tersebut bakal berkurang jika Qatar bermain di siang hari alih-alih malam hari. Namun, setelah melalui proses kompromi, Qatar sepakat untuk menjaga tradisi dan tampil di partai perdana Piala Dunia sebagai tuan rumah.
