Shadow

Waspada, Cacar Monyet Sudah Ada di Indonesia

RMNEWS – Wabah cacar monyet dikonfirmasi pada 6 Mei 2022 di Britania Raya, yang diawali pada saat penduduk Inggris bepergian ke Nigeria di Afrika Barat, tempat penyakit ini bersifat endemis. Selama berada di sana, penduduk menunjukkan gejala dan tanda klinis yang konsisten dengan cacar monyet pada tanggal 29 April 2022. Orang ini kembali ke Britania Raya pada 4 Mei, memulai kasus indeks wabah cacar monyet di negara ini

Jika sebelumnya berita-berita tentang Cacar monyet (Monkeypox) hanya datang dari luar negeri, sekarang waktunya kita harus waspada. Kementrian kesehatan (Kemenkes) baru saja mengumumkan kasus pertama monkeypox di Indonesia

Pasien tersebut berumur 27 tahun dari DKI Jakarta. Pasien itu mengalami gejala demam, pembengkakan kelenjar getah bening, hingga ruam di bagian muka, tangan, kaki, dan area kelamin.

Tentang Monkeyfox

Kebanyakan orang pasti tidak tahu apa itu cacar monyet, atau bahkan banyak yang baru mendengar, cacar monyet ini adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus.

Tidak seperti Covid-19, penyakit ini bukan sesuatu yang baru karena sudah ditemukan sekitar tahun 1970-an.

Bagaimana penularanya?

Melansir situs resmi Kemenkes, cacar monyet berasal dari hewan, walaupun begitu penyakit ini juga bisa menyebar dari orang ke orang lewat kontak erat dengan mereka yang terinfeksi.

Penularan Penyakit Cacar Monyet

Virus monkeypox dapat menular ke siapa saja dengan cara berikut ini:

• Menyentuh ruam, koreng, atau cairan tubuh dari penderita monkeypox

• Menyentuh benda, kain, dan permukaan yang terkontaminasi virus

• Berpelukan atau berciuman dengan penderita

Konsumsi daging hewan liar juga merupakan salah satu cara penularan infeksi virus monkeypox dari hewan ke manusia. Virus ini umumnya dibawa oleh hewan, seperti tikus, tupai, monyet, kelinci, rusa, landak, dan anjing.

Wabah penyakit cacar monyet yang pernah terjadi di Afrika berkaitan dengan kegiatan berburu, memasak, dan mengonsumsi daging tikus atau monyet yang terinfeksi.

Ya benar sekali, sama seperti Covid, salah satu cara pencegahan yang paling efektif adalah dengan mengisolasi orang yang sudah terkonfirmasi maupun suspek.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak lebih dari 40 ribu kasus cacar monyet yang dilaporkan di 94 negara, baik negara endemik maupun non-endemik.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. Sejumlah negara juga sudah menetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan.

Pencegahan Cacar Monyet

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan salah satu langkah utama untuk menurunkan risiko tertular penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah cacar monyet:

• Menghindari kontak dengan hewan yang dicurigai terinfeksi cacar monyet

• Menghindari konsumsi daging hewan liar dan daging yang tidak dimasak hingga matang

• Merawat dan mengisolasi penderita cacar monyet hingga dinyatakan sembuh guna mencegah penularan

• Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, misalnya dengan rajin mencuci tangan menggunakan air dan sabun

• Menggunakan alat perlindungan diri, seperti sarung tangan dan masker, saat berdekatan dengan penderita cacar monyet

• Menghindari bepergian ke daerah atau negara dengan jumlah kasus cacar monyet yang tinggi

Langkah pencegahan cacar monyet di atas merupakan upaya untuk menghindari penyebaran penyakit ini. Oleh karena itu, usahakan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *